Harga Tiket: Rp 14.000, Jam Operasional: Pukul 07.30–16.30 WIB, Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No.9, Paledang, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat; Map: Cek Lokasi

Mengunjungi Museum Zoologi merupakan salah satu alternatif tempat wisata seru yang bisa Anda kunjungi. Apalagi, tempat yang satu ini juga cocok sekali apabila dikunjungi dengan mengajak buah hati Anda yang masih dalam taraf pembelajaran. Liburan di museum ini pun tidak akan kalah menyenangkan dengan berlibur ke destinasi wisata lainnya.

Museum ini memiliki tempat tersendiri di hati orang yang memang menggemari fauna. Hal itu dikarenakan dari namanya saja Anda sudah dapat mengetahui bahwa tempat tersebut menghadirkan kawasan museum mengenai berbagai hewan. Hal ini yang menjadikan museum yang satu ini terbilang cukup unik dan berbeda dengan kebanyakan museum yang ada di Indonesia.

Oleh sebab itu, tidak akan heran lagi apabila jumlah pengunjung yang datang ke tempat ini tergolong selalu ramai. Sehingga, suasana yang ada di tempat tersebut pun semakin terasa asyik dan seru. Sayang sekali apabila Anda tidak berencana untuk berkunjung ke sana. Namun, sebelum berkunjung, alangkah baiknya untuk mengetahui berbagai hal mengenai Museum Zoologi di bawah ini.

Sejarah Museum Zoologi

Image Credit: Google Maps Datuk Kalu

Secara historis, ternyata museum ini pernah berganti nama hingga beberapa kali. Pada tahun 1894 bernama Landbow Zoologisch Laboraturium. Pada tahun 1896 memiliki nama Landbow Zoologisch Museum.

Pada tahun 1909 berganti nama menjadi Zoologisch Museum and Werkplaats. Pada tahun 1910 namanya berganti menjadi Zoologish Museum and Laboraturium sampai tahun 1942 ketika Hindia Belanda telah diakhiri oleh Jepang.

Setelah itu, di masa pendudukan Jepang tahun 1942 yang disebut Dobutsy Hakubutsukan dan dipimpin oleh T. Nakai sampai Jepang kalah oleh Persemakmuran dan Amerika Serikat dalam Front Pasifik. Kemudian namanya kembali lagi disebut sebagai Zoologisch Museum and Laboraturium serta dipimpin M.A. Lieftnick mulai tahun 1946 sampai 1947 silam.

Setelah itu, museum ini masih juga bergonta-ganti nama hingga pada tahun 1987 sampai 2000 namanya diubah menjadi lebih lokal yakni Balau Penelitian dan Pengembangan Zoologi. Mulai dari tahun 2000 itulah Museum Zoologi ini dinaungi divisi biologi yang berasal dari LIPI.

Koleksi Museum Zoologi

Koleksi di Museum Zoologi
Image Credit: Twitter Science Badan Riset dan Inovasi Nasional

1. Paus Biru

Paus biru menjadi ikon yang senantiasa dikunjungi oleh banyak wisatawan, Bahkan sampai rela mengantri hanya untuk menyaksikan bentuk dari hewan tersebut. Meskipun hanya dapat melihat tulang belulangnya saja, namun tulang tersebut memerlukan tempat yang luas sekali. Memerlukan hampir 1 ruangan supaya dapat menampung mamalia tersebut.

Perlu Anda ketahui jika paus biru tersebut ditemukan pada tahun 1961 di kawasan Pameungpeuk, Garut. Paus tersebut mati karena terdampar, lalu tubuhnya dibawa ke Bogor dan diawetkan supaya dapat dinikmati oleh banyak orang. Untuk membawa tubuh paus biru yang besar ini ke Bogor, maka memakan waktu sekitar dua bulan.

2. Badak

Anda pasti baru tahu jika di Tasikmalaya terdapat badak yang cukup terkenal dengan berat yang sangat fantastis, yaitu sekitar 2 ton. Sayangnya, badak tersebut merupakan badak terakhir yang pernah hidup di daerah Tasikmalaya. Pada tahun 1914, badak tersebut ditinggal oleh betinanya.

Kematian dari badak tersebut karena dibunuh oleh pemburu nakal dan tidak bertanggung jawab karena hanya mengincar culanya saja. Hewan tersebut menjadi salah satu koleksi di Museum Zoologi mulai tahun 1934 silam.

Koleksi Museum Zoologi
Image Credit: Google Maps Fadlan Tamim

3. Aneka Jenis Ikan

Berbagai jenis ikan yang dikoleksi oleh Museum Zoologi tersebut cukup menarik. Hebatnya lagi, berbagai koleksi ikan yang ada di sini merupakan ikan asli yang telah diawetkan serta bukanlah replika. Salah satu ikon yang dapat Anda lihat di diorama ikan yaitu ikan Janglius. Ikan tersebut memiliki ukuran yang panjang sekali dan hidungnya moncong seperti pedang.

Hewan tersebut ditemukan di Teluk Jakarta pada tahun 1933. Ada juga ikan Gergaji dengan panjang sekitar 5 meter. Ikan tersebut telah mulai melengkapi koleksi di museum tersebut sejak tahun 1924. Apabila hendak menemukan spesies ikan tersebut, maka Anda dapat masuk ke ruangan koleksi hewan air yang lebih dalam lagi.

4. Kelelawar

Di dalam museum ini Anda juga dapat menemukan koleksi kelelawar. Walaupun hewan ini terlihat menakutkan, akan tetapi sebetulnya tidak apa-apa karena kelelawar hanya akan mengonsumsi buah-buahan segar saja.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Image Credit: Google Maps Wahyu Adrianto

Rute untuk menuju ke Museum Zoologi terbilang mudah karena letaknya sendiri tidak jauh dari Kebun Raya Bogor. Anda hanya harus menuju ke Kota Bogor serta mencari arah ke Jl Ir. H. Juanda. Apabila ingin menuju ke museum yang satunya lagi, maka Anda harus menuju ke arah Jl Raya Jakarta-Bogor yang ada di Cibinong.

Dari lokasi Terminal Baranangsiang, Anda dapat berjalan kaki untuk keluar kawasan terminal lalu langsung saja menuju ke Tugu Kujang. Setelah Anda sampai di pertigaan, maka langsung saja belok ke kiri serta menyusuri Jl Otto Iskandardinata. Lalu, lurus terus hingga Anda melihat Kebun Raya Bogor ataupun dapat pula masuk menuju Kebun Raya Bogor dengan melewati pintu yang ada di Jl Pajajaran.

Apabila Anda di Stasiun Bogor, maka naiklah angkutan berwarna merah nomor 02 kemudian berhentilah sebelum angkutan berbelok ke Jl Suryakencana. Setelah itu, turunlah serta di situ Anda akan menemukan gerbang dari Kebun Raya Bogor. Nah, Museum Zoologi berada di sisi kiri dari pintu masuk tersebut kurang lebih berjarak 75 meter saja.

Harga Tiket Masuk Museum

Harga Tiket Masuk Museum
Image Credit: Google Maps Cep Budhi Darma

Karena lokasinya yang berdekatan, maka tiket masuk ke Museum Zoologi ini juga mengikuti harga tiket masuk ke Kebun Raya Bogor. Untuk satu orang pengunjung akan dikenakan biaya tiket masuk sejumlah 14 ribu rupiah bagi wisatawan lokal. Sedangkan, bagi wisatawan asing akan dikenakan biaya tiket masuk sejumlah 25 ribu rupiah.

Destinasi wisata populer yang satu ini dibuka setiap Hari Senin hingga Kamis, dengan waktu buka mulai jam 07.30 sampai 16.30. Sementara, untuk Hari Sabtu dan Minggu akan dibuka mulai jam 8.00 sampai 17.00. Untuk harga tiket dan jam buka tersebut bisa saja mengalami perubahan sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, selalu siapkan uang dalam jumlah yang lebih.

Untuk bisa mengantisipasi hal tersebut, maka Anda bisa bertanya kepada pihak pengelola museum. Caranya sangat mudah yakni hanya dengan menghubunginya melalui call center. Untuk nomor call centernya pun bisa Anda temukan di internet.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Menarik Museum Zoologi
Image Credit: Google Maps Firmansyah Latief

1. Hunting Foto

Hunting foto merupakan salah satu kegiatan yang jalan sampai Anda lewatkan jika sedang berkunjung ke Museum Zoologi ini. Berbagai hal unik yang ada di sini tentu saja bisa Anda potret dan dijadikan sebagai sebuah kenang-kenangan. Berbagai spot foto menarik banyak tersedia di kawasan museum ini. Salah satu spot foto favorit yaitu dengan background tulang belulang paus biru yang ukurannya sangat besar.

2. Menambah Wawasan Mengenai Hewan Langka

Dikarenakan ada banyak sekali koleksi hewan langka yang ada di dalam museum, maka jangan membuang kesempatan untuk menambah ilmu mengenai hewan. Di sana sudah ada berbagai informasi yang siap menambah wawasan serta pengetahuan pengunjung. Sehingga, waktu liburan Anda akan terasa lebih bermanfaat.

Aktivitas di museum Zoologi
Image Credit: Instagram Hachimul Yusuf

3. Menikmati Taman

Di kawasan luar dari Museum Zoologi ini terdapat aneka taman bertema yang sangat cantik. Aneka taman bertema tersebut antara lain seperti Taman Obat dengan beragam jenis tanaman untuk obat herbal, Taman Teisjmann dengan beragam Bunga mawar, dan Taman Meksiko dengan berbagai jenis tumbuhan iklim kering.

4. Bersantai di Pinggiran Kolam Gunting

Setelah Anda merasa capek berkeliling di dalam area museum, maka bisa beristirahat sejenak sembari menikmati keindahan di pinggiran Kolam Gunting. Kolam tersebut dikelilingi dengan pepohonan yang rindang dan tempat duduk nyaman. Dikarenakan kolamnya cukup luas, maka Anda bisa bebas untuk memilih ingin duduk dimana pun.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Zoologi

Wisata Terdekat Museum Zoologi
Image Credit: Google Maps Langga Calvareno

1. Kujang Monument

Tugu Kujang ini adalah ikon dari Kota Bogor yang memiliki bentuk seperti senjata pusaka yang asalnya dari Jabar. Tugu yang satu ini didirikan pada tanggal 4 Mei 1982 silam. Waktu yang tepat untuk menikmati keindahan tugu tersebut pada sore hari. Pasalnya, pada sore hari tugu ini tampak memukau dengan pantulan cahaya senja.

2. Kuntum Farmfield

Kuntum Farmfield merupakan objek wisata keluarga yang sangat cukup terkenal. Wisata ini cukup menyenangkan karena menyatu dengan alam. Terdapat banyak hal yang dapat dipelajari dari alam termasuk juga cara bertahan hidup.

3. Taman Corat Coret

Taman Corat Coret ini sering dijadikan sebagai tempat favorit untuk ngabuburit dikala senja. Di taman ini terdapat banyak gambar-gambar yang menarik yang dituangkan pada dinding-dinding. Objek wisata tersebut memberikan kesan tersendiri untuk setiap pengunjung yang datang ke sana.

Nah, itulah beberapa hal penting yang berkaitan dengan destinasi wisata Museum Zoologi yang terdapat di Bogor. Dengan mengunjungi museum ini, maka Anda dijamin akan memperoleh pengalaman yang tidak akan terlupakan.