Harga Tiket: Rp 2.000, Jam Operasional: 08.00-16.00 WIB, Alamat: Jl. Kramat Raya, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta; Map: Cek Lokasi

Sebagai salah satu cara dari masyarakat Indonesia untuk mengenang setiap perjuangan adanya Sumpah Pemuda, maka dibuatlah sebuah bangunan yang disebut dengan Museum Sumpah Pemuda. Di dalam museum yang satu ini telah disimpan berbagai macam koleksi yang merupakan peninggalan pada zaman dahulu dan tentu saja ada kaitannya dengan momen tersebut.

Bagi orang-orang yang tinggal di Kota Jakarta, pasti sudah tidak akan asing lagi dengan museum yang dijadikan sebagai tempat wisata tersebut. Banyak sekali ilmu pengetahuan maupun wawasan baru yang bisa Anda peroleh jika berkunjung ke sana. Oleh sebab itu, bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengajak anak menghabiskan waktu di museum ini.

Setiap harinya, jumlah pengunjung yang berdatangan ke sana cenderung mengalami peningkatan. Menariknya, tidak hanya orang Jakarta saja yang berkunjung, melainkan pengunjung dari berbagai daerah dan bahkan pengunjung asing. Tidak heran lagi apabila Museum Sumpah Pemuda ini dijadikan sebagai salah satu tempat wisata sejarah andalan.

Sejarah Museum Sumpah Pemuda

Sejarah Museum Sumpah Pemuda
Image Credit: Google Maps Bayu Indra Kahuripan

Berdasarkan dengan catatan sejarah yang ada, pada awalnya museum ini merupakan tempat tinggal yang dimiliki oleh Sie Kong Liang. Bangunan tersebut dulunya didirikan ketika permulaan abad ke 20 dan disebut sebagai Gedung Kramat. Mulai tahun 1908 silam, Gedung Kramat ini disewa oleh pelajar RS dan Stovia untuk dijadikan sebagai tempat tinggal dan tempat belajar.

Pada saat itu dikenal dengan sebutan Commensalen Huis. Beberapa mahasiswa yang sudah pernah menempatinya antara lain seperti Muhammad Yamin, Soerjadi, Amir Sjarifoedin, Ferdinand Lumban Tobing, Hidajat, Abas, Abu Hanifah, Assat, Mohammad Tamzil, Roesmali, Mohammad Amir, Koentjoro Poerbopranoto, Soenarko, Katjasungkana, Hassan, Mokoginta, Samboedjo Arif, dan Soemanang.

Pada 3 April 1973 silam, Gedung Kramat dipugar oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Tanggal 20 Mei 1973, akhirnya pemugaran tersebut selesai dilakukan. Kemudian, Gedung Kramat dijadikan sebagai Museum Sumpah Pemuda.

Hal ini karena gedung tersebut menjadi saksi dan mempunyai sederet perjalanan sejarah mengenai proses panjang dari pembentukan semangat berjuang untuk kemerdekaan NKRI.

Koleksi Museum Sumpah Pemuda

Koleksi Museum Sumpah Pemuda
Image Credit: Google Maps Deedee Chantique

1. Monumen Persatuan Pemuda

Monumen tersebut diresmikan pada 24 Oktober 1994 lalu oleh Hayono Isman dari Menteri Negara Pemuda dan Olahraga. Adapun tujuan dari “Tangan Terkepal” yaitu simbol dari kekuatan yang didasari oleh persatuan serta kesatuan para pemuda Indonesia.

2. Biola W. R. Supratman

Biola W. R. Supratman ini tergolong ke dalam salah satu koleksi Museum Sumpah Pemuda model amatus. Ukurannya standar yang memiliki panjang badan 36 cm, lebar badan di bagian tersempit 11 cm, dan di bagian terlebar 20 cm. Tebal bagian tengah biola yaitu 6 cm dan tebal tepiannya yaitu 4.1 cm. Di bagian badannya ada 2 lubang yang bentuknya “S” terbalik yang disebut dengan “f hole”.

Satu lubang ada di bagian kiri dan satu lubang lagi ada di bagian kanan, yang berguna untuk membuang gema yang berasal dari dalam. Di bagian dalamnya ada tulisan berupa “Nicolaus Amatus Fecit in Cremona 16” serta petunjuk alamat dan nama pembuatnya. Di bagian badannya juga ada penahan dagu atau tick rest yang terpisah.

Koleksi Dimiliki Museum Sumpah Pemuda
Image Credit: Google Maps Galih Khairulfalah Sayono

3. Bendera INPO

INPO merupakan peleburan 2 organisasi kepanduan, JIPO (Indonesische Padvinderij Organisatie) dan NPO (Nationale Padvinderij Organisatie). JPO didirikan di Jakarta 1923 sementara NPO di Bandung. Pada tahun 1926 silam di Bandung keduanya telah bergabung dan menjadi INPO. INPO memiliki lambang identitas yang berupa bendera dengan ukuran 84 cm x 120 cm yang berwarna putih dan merah.

4. Patung Mohammad Tabrani

Salah satu koleksi patung yang ada di Museum Sumpah Pemuda yaitu berbentuk Mohammad Tabrani yang merupakan Ketua Kongres Pemuda Pertama. Dirinya juga menjadi wartawan Suara Rakyat serta Hindia Baroe. Sesudah Indonesia merdeka, dirinya bekerja di Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Urusan Bangsa Asing, serta Departemen Penerangan.

Alamat dan Rute Lokasi

Alamat Museum Sumpah Pemuda
Image Credit: Google Maps Ajie Arief

Museum Sumpah Pemuda ini berlokasikan di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya yang strategis ini membuat museum tersebut mudah untuk ditemukan oleh banyak pengunjung. Apalagi, akses atau rute untuk bisa tiba di tempat wisata sejarah tersebut terbilang cukup mudah dan lancar.

Jika Anda dapat memulai perjalanan dengan menaiki Busway Koridor 5 jurusan Kampung Melayu-Ancol lalu tiba di halte Pal Putih dan bisa melanjutkan perjalanan ke museum menggunakan transportasi umum. Jika Anda menaiki Busway Koridor 1R jurusan trayek Stasiun Senen-Tanah Abang, maka pemberhentiannya di halte STIE YAI Senen.

Anda juga dapat memulai perjalanan dengan menaiki mikrolet 01 jurusan Kampung Melayu-Pasar Senen, menaikinya mulai dari Pasar Senen lalu akan berhenti tepat di depan museum. Namun, jika menaiki mikrolet 12 jurusan Pasar Senen-Kota, maka naiklah dari Pasar Senen serta akan langsung berhenti juga di depan gedung museum.

Selain itu, Anda juga bisa memulai perjalanan dari Stasiun KRL Commuter Line Cikini Kramat / Gang Sentiong / Pasar Senen / Gondangdia, lalu dilanjutkan dengan menaiki ojek hingga tiba di museum. Bisa juga memulai perjalanan dari Stasiun MRT Bundaran HI, lalu melanjutkan perjalanan dengan taksi untuk menuju ke museum.

Harga Tiket Masuk

Tiket Museum Sumpah Pemuda
Image Credit: Google Maps Ajie Arief

Untuk bisa masuk ke Museum Sumpah Pemuda, maka seluruh pengunjung diharuskan untuk membayar tiket masuk. Untuk setiap pengunjung dewasa akan dikenai biaya tiket masuk dengan harga 2 ribu rupiah. Sedangkan, untuk setiap pengunjung anak-anak akan dikenai biaya tiket masuk dengan harga seribu rupiah saja.

Namun, Anda masih bisa mendapatkan harga tiket yang lebih murah lagi jika datang dengan membawa rombongan. Jika bersama rombongan, maka setiap pengunjung dewasa hanya akan membayar tiket masuk sebesar seribu rupiah dan pengunjung anak-anak hanya 500 rupiah saja. Untuk pengunjung asing akan diwajibkan membayar tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah per orang.

Untuk waktu kunjungannya sendiri juga ada batasannya. Museum yang satu ini akan buka pada hari Senin hingga Kamis dan Sabtu hingga Minggu pukul 8 pagi sampai 4 sore. Pada hari Jumat, tempat wisata akan dibuka dari jam 8 pagi hingga setengah 5 sore. Sedangkan, pada hari Senin dan Hari Libur Besar maka museum tersebut akan ditutup.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan

Kegiatan Museum Sumpah Pemuda
Image Credit: Google Maps Nur Amalia

1. Berkeliling dan Menjelajahi Museum

Berkeliling dan menjelajahi seluruh ruang yang ada di dalam Museum Sumpah Pemuda merupakan kegiatan menarik yang wajib sekali untuk Anda lakukan jika berada di sana. Apalagi, di sana ada banyak benda koleksi sejarah yang tentu saja tidak akan Anda temukan di tempat lainnya. dengan berkeliling tersebut, Anda dapat pula sembari menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai museum tersebut.

Dengan begitu, Anda akan memperoleh pengetahuan baru tentang sejarah dan tentu saja bisa sangat bermanfaat. Dikarenakan area museum tersebut terbilang cukup luas, maka Anda akan lebih leluasa untuk mengeksplornya dan tidak akan merasa bosan. Pada setiap koleksi juga sudah terdapat informasi berupa tulisan, sehingga tidak akan membuat bingung pengunjung.

2. Hunting Foto

Ketika berkunjung ke sebuah museum, pastinya ada banyak koleksi unik yang sebelumnya tidak pernah Anda jumpai. Oleh karena itu, jika ada kesempatan untuk melihatnya, maka tidak ada salahnya juga untuk mengabadikannya menjadi sebuah foto. Foto tersebut nantinya bisa menjadi kenang-kenangan kalau Anda sudah pernah berkunjung ke sana.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan foto selfie menggunakan berbagai background menarik yang terdapat di sana. salah satu spot foto yang menjadi favorit banyak pengunjung yaitu di dekat beberapa patung pahlawan nasional. Pasalnya, beberapa patung tersebut memiliki bentuk yang hampir serupa dengan yang nyata.

3. Menyaksikan Pameran

Tidak jarang pula museum ini menyelenggarakan sebuah pameran yang sangat menarik. Salah satunya yaitu pameran dengan tema “Di Balik Layar Sumpah Pemuda” yang digelar pada tanggal 25 Agustus hingga 7 September 2021 lalu. Di dalam pameran tersebut, berbagai koleksi sejarah mengenai berdirinya bangsa Indonesia ini dipamerkan.

Selain pameran tersebut, nantinya juga masih ada berbagai macam pameran lainnya yang akan digelar di museum tersebut. Untuk mengetahui informasi mengenai pameran yang digelar oleh museum ini, maka Anda dapat menggalinya di internet. Apalagi, acara seperti ini tentu saja sangat cocok bagi Anda yang memiliki ketertarikan dengan sejarah.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Sumpah Pemuda

Taman Suropati
Image Credit: Google Maps Ken K Kannaparan

1. Taman Suropati

Taman Suropati adalah salah satu taman yang terbilang sangat menarik untuk menghabiskan waktu sore Anda. Nama dari taman yang satu ini berasal dari nama salah seorang pahlawan nasional yang bernama Untung Suropati. Menariknya, di taman tersebut banyak sekali burung merpati dan pengunjung diperbolehkan untuk memberinya makanan.

2. Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol mampu membuat liburan Anda bersama anak-anak akan terasa semakin seru dan menarik. Di sana ada berbagai macam wahana yang sangat sayang jika terlewatkan, antara lain seperti taman dan pantai, dufan, antlantis, samudra, sea world, putri duyung cottages, marina, pasar seni, pulau bidadari, dan lain sebagainya. Tempat wisata ini tentu mampu menghilangkan segala penat Anda.

3. Museum Sejarah Nasional

Museum Sejarah Nasional ini tidak kalah menarik dengan berbagai museum lain yang ada di Indonesia. Di dalam museum ini terdapat koleksi seperti uang timah atau kasha sampai dengan benda peninggalan lainnya. Berbagai fasilitas yang lengkap juga sudah disediakan di sana, sehingga pengunjung akan merasa nyaman. Selain itu, lingkungan di sekitar museum tersebut juga tergolong sangat asri.

4. Tugu Tani

Wisata Tugu Tani ini terbilang ramai oleh pengunjung, baik pada hari libur maupun hari biasa. Tempat tersebut indah sekali dan dapat memberikan sensasi berbeda dengan kegiatan Anda sehari-hari. Kawasan tersebut boleh dikatakan menyejukkan karena adanya tumbuhan perdu dan lapangan rumput.

Nah, itu tadi berbagai hal yang berkaitan dengan objek wisata sejarah berupa Museum Sumpah Pemuda yang ada di Jakarta Pusat. Supaya Anda tidak semakin penasaran dengan museum tersebut, maka jangan lupa untuk berkunjung ke sana apabila waktu libur telah tiba. Setelah mengunjungi tempat wisata tersebut, dijamin Anda akan mendapatkan pengalaman baru yang tidak akan pernah terlupakan.