Harga Tiket: Rp 15.000, Jam Operasional: 08.00-13.30 WIB, Alamat: Panembahan, Kec. Kraton, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Yogyakarta menjadi salah satu kota wisata yang menarik untuk dikunjungi, sebab memiliki banyak tempat wisata sejarah. Salah satunya adalah museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX, tempat wisata sejarah ini menarik untuk dikunjungi karena menawarkan objek, artefak, koleksi yang berkaitan dengan Keraton Yogyakarta.

Hadirnya museum ini juga menjadi salah satu media bagi masyarakat secara umum untuk mempelajari berbagai kebudayaan di dalam keraton. Kebudayaannya tidak hanya berupa benda-benda antic saja, namun juga arsitektur dan tata letak keraton Yogyakarta.

Anda yang tertarik untuk mengunjungi museum ini, bisa datang ke Yogyakarta dan mengunjungi objek wisata ini. Untuk memudahkan Anda, berikut adalah beberapa informasi yang akan membantu Anda, terutama jika ingin mengunjungi museum tersebut dalam waktu dekat.

Sejarah Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Sejarah Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Image Credit: Google Maps Sutrisno Sutrisno

Museum ini terletak di dalam kompleks Keraton Yogyakarta, museum ini berukuran kecil dan dibangun pada tahun 1990. Latar belakang dari pembangunan museum tersebut adalah bentuk penghormatan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX, yang mangkat dari jabatannya pada tahun 1988.

Di dekat museum tersebut, Anda juga bisa mengunjungi berbagai museum lain yang masih terletak di dalam kompleks keraton, dari museum kereta, batik,dan juga lukisan. Pada tahun 2014, Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menambahkan berbagai koleksi baru di museum kerajaan ini.

Tujuan didirikan museum ini adalah sebagai media memorial kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Selain itu, museum ini juga digunakan sebagai media pengenalan dan pendidikan terkait dengan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dari aktivitas yang dilakukan serta keterlibatannya dalam politik dan aktivitas lainnya.

Koleksi Unik Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Koleksi Unik Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Image Credit: Google Maps Kumbarakarta Kharisma

Ada banyak koleksi yang ditampilkan di museum ini, semuanya merupakan peninggalan dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX, beberapa diantaranya adalah:

1. Kereta Kuda

Di dalam museum ini, Anda bisa melihat berbagai kereta kuda yang sebelumnya pernah digunakan oleh anggota keraton Yogyakarta. Kereta kuda tersebut sudah berumur ratusan tahun, sehingga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Beberapa kereta kuda yang digunakan adalah:

  • 23 koleksi kereta kuda keraton.
  • 18 kereta kuda yang digunakan khusus untuk keperluan upacara keraton.
  • 5 kereta yang sudah tidak digunakan, sebab sudah berumur panjang dan kondisinya tidak memungkinkan untuk digunakan secara regular.

2. Keterlibatan Sri Sultan

Di dalam museum tersebut, Anda bisa menemukan berbagai dokumen dan foto yang berkaitan dengan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Beberapa dokumen dan foto tersebut adalah:

  • Foto kegiatan Sri Sultan ketika aktif di kegiatan Pramuka.
  • Foto dan dokumen Sri Sultan ketika bersekolah dan mengenyam pendidikan di Barat.
  • Berbagai dokumen yang berkaitan dengan keterlibatan Sri Sultan dalam politik Indonesia.
  • Peralatan, mainan dan berbagai benda antic yang berkaitan atau pernah digunakan oleh Sri Sultan.
Koleksi Unik di Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Image Credit: Google Maps Riski Astiyan

3. Maklumat Penggabungan Yogyakarta

Di sudur museum bersejarah ini, Anda bisa menemukan maklumat penggabungan wilayah Yogyakarta dengan Indonesia. Dengan adanya maklumat tersebut, Yogyakarta menjadi wilayah resmi negara Indonesia dan menjadi provinsi istimewa.

Maklumat tersebut dituliskan dengan tiga bahasa yang berbeda, yakni bahasa Belanda, bahasa Jawa dan juga bahasa Indonesia. Maklumat ini menjadi alasan utama mengapa Yogyakarta yang saat itu sudah memiliki kepemimpinan, bersedia bergabung di Indonesia.

4. Peralatan Dapur Keraton

Selain peralatan yang digunakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Anda juga bisa menemukan berbagai peralatan dapur keraton dan peralatan penting dalam pengangkatan Sri Sultan, diantaranya adalah:

  • Bahan uborampe untuk melakukan penobatan Sri Sultan naik tahta.
  • Berbagai koleksi foto, perangko dan dokumen lain terkait dengan kegiatan yang ada di keraton.
  • Koleksi pribadi Sri Sultan, mulai dari batik, buku dan peralatan hobi.

 

Alamat dan Rute Lokasi

Alamat Museum Sri Sultan Hamengku
Image Credit: Google Maps 新華許

Jika Anda berniat mengunjungi museum Sri Sultan, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Alamat dari museum ini adalah Jalan Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta. Letak dari museum ini ada di kompleks keraton, jadi jika Anda mengunjungi keraton Yogyakarta, Anda bisa sekaligus mengunjungi museum ini.

Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX buka setiap hari, dari pukul 8.30 pagi sampai 2 sore. Jika Anda datang di hari Jumat, keraton dan Museum Sri Sultan hanya buka sampai pukul 1 siang. Selain melihat koleksi antic yang ada di museum tersebut, disaat tertentu Anda bisa melihat berbagai kegiatan kebudayaan yang ditampilkan oleh Keratoon.

Untuk rute ke tempat wisata ini, Anda bisa menggunakan rute yang sama jika hendak datang ke Keraton, yakni:

  • Jika Anda menginap di hotel ataupun penginapan di pusat kota Yogyakarta, Anda bisa menggunakan becak atau jalan kaki ke tempat wisata tersebut.
  • Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi dari luar kota, Anda bisa langsung menuju pusat kota Yogyakarta, yakni Malioboro dan menuju museum Sri Sultan.
  • Untuk Anda yang menggunakan kendaraan umum, Anda bisa naik Trans Jogja dari berbagai sudut kota Yogyakarta, tarifnya hanya 3500 rupiah saja.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk Museum Sri Sultan Hamengku
Image Credit: Google Maps Sikoseda Official

Harga tiket masuk yang dibebankan oleh pengelola Keraton cukup terjangkau, hanya 5 ribu rupiah saja untuk wisatawan lokal. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, tarif yang dikenakan adalah 15 ribu rupiah. Terdapat beberapa tambahan biaya lain yang perlu Anda ketahui, diantaranya adalah:

  • Jika Anda membawa kamera ke museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Anda dikenakan tarif tambahan sebesar 3 ribu rupiah,
  • Untuk bagian parkir, kendaraan roda dua dikenai tarif sebesar 2 ribu rupiah, sedangkan kendaraan roda empat dikenakan biaya 5 ribu rupiah.

Harga tiket masuk yang Anda bayarkan merupakan harga tiket masuk keraton Yogyakarta. Dengan menggunakan tiket tersebut, Anda bisa masuk ke museum Sri Sultan dan museum lain yang ada di dalamnya.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Kegiatan Menarik Museum Sri Sultan Hamengku
Image Credit: Google Maps M Nurhalim

Ada banyak kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di museum Sri Sultan dan objek wisata lain di kompleks keraton, diantaranya adalah:

1. Melihat Koleksi Milik Sri Sultan

Ada banyak koleksi milik Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX yang bisa Anda lihat secara mendetail di museum ini. Tidak hanya ketika ia sudah dewasa dan berperan aktif dalam politik Indonesia, namun juga berbagai peralatan yang menemani Sri Sultan ketika masih anak anak.

2. Melihat Koleksi Milik Keraton

Koleksi yang dimiliki keraton cukup banyak, mulai dari peralatan yang digunakan untuk upacara pengangkatan Sultan, upacara adat dan masih banyak lagi. Berbagai koleksi tersebut hanya bisa Anda lihat secara ekslusif di Keraton Yogyakarta dan Museum Sri Sultan.

3. Melihat Proses Pembuatan Batik

Di museum Batik yang terdapat di dalam kompleks keraton, berdekatan dengan museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Anda bisa melihat secara langsung proses pembuatan batik. Batik yang dibuat di keraton merupakan batik tulis, sehingga memiliki nilai seni dan nilai jual yang tinggi.

4. Melihat Pagelaran Adat

Jika Anda datang di kesempatan yang tepat atau di hari hari tertentu, Anda bisa mendapati pagelaran adat dan hiburan yang digelar oleh keraton. Pagelaran tersebut bisa Anda lihat secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun. Pertunjukan digelar di pendopo Keraton dan terbuka untuk umum.

Kegiatan Menarik di Museum Sri Sultan Hamengku
Image Credit: Google Maps M Nurhalim

5. Menikmati Seni Arsitektur Keraton Jogja

Bangunan dan arsitektur keraton Jogja cukup menarik, tidak hanya menggabungkan filsafah Jawa Kuno, dan juga mengkombinasikan ajaran agama Islam, sehingga memberikan kesan arsitektur yang unik. Berkunjung ke museum Sri Sultan tentu akan membantu Anda memahami berbagai bentuk arsitektur tradisional Jawa.

6. Fotografi

Jika Anda suka dengan aktivitas fotografi, mampir di museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya disana Anda bisa menemukan berbagai spot foto menarik, sehingga menghasilkan gambar yang jauh lebih estetik dengan gaya tradisional.

7. Mengunjungi Tempat Wisata Lain

Tempatnya yang strategis membuat Anda bisa lebih mudah dalam mengunjungi berbagai tempat wisata lain yang ada di Yogyakarta. Selain bisa mengunjungi museum, keraton dan Maliboro, Anda bisa mengunjungi berbagai objek wisata yang berdekatan dengan museum ini.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Objek Wisata Terdekat dari Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Image Credit: Google Maps Java Pride

Jika ingin sekaligus berkunjung ke objek wisata lain di dekat museum ini, ada beberapa rekomendasi tempat yang bisa Anda datangi, diantaranya adalah:

1. Plengkung Gading

Objek wisata pertama yang bisa Anda kunjungi adalah Plengkung Gading, objek wisata ini terkenal karena arsitekturnya yang unik dan menjadi tempat spot foto yang menarik. Untuk mengunjungi tempat wisata ini, Anda tidak dikenakan biaya apapun.

Jika ingin mengunjungi tempat wisata ini, setelah dari museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Anda bisa berjalan ke arah luar keraton, bagian selatan, dalam waktu singkat, Anda bisa menemukan Plengkung Gading dan berfoto disana.

2. Malioboro

Mengunjungi Jogja rasanya tidak lengkap jika Anda tidak mampir ke Malioboro. Malioboro merupakan tempat wisata khas Jogja, yakni tempat untuk membeli berbagai pernak pernik buah tangan khas Jogja dengan harga yang terjangkau. Anda juga bisa membeli baju, makanan khas, aksesoris dan berbagai barang lain disana.

Menuju Malioboro dari Keraton cukup mudah, hanya dengan berjalan kaki Anda bisa menuju Malioboro ketika keluar dari keraton. Anda bisa menyusuri jalan sepanjang Malioboro menuju Titik Nol Jogja atau melihat berbagai bangunan khas kolonial di jalan tersebut.

3. Taman Pintar

Di dekat museum kerajaan ini, Anda juga bisa masuk ke Taman Pintar. Taman ini memiliki berbagai wahana permainan dan pengetahuan yang bisa mengasah otak pengunjung. Anda bisa masuk ke dalam Taman Pintar dengan harga tiket yang cukup terjangkau.

Di Taman Pintar terdapat beberapa ruang sains untuk belajar sambil bermain, ada juga ruang atau spot khusus untuk bermain. Tidak hanya cocok untuk anak-anak, taman ini juga cocok untuk tempat menambah pengetahuan orang dewasa.

Demikianlah berbagai informasi terkait dengan museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Dengan informasi tersebut, semoga Anda bisa lebih mudah dalam mengunjungi objek wisata khas Yogyakarta tersebut.