Harga Tiket: Rp 2.500, Jam Operasional: Pukul 08.00-15.30 WIB, Alamat: Jl. BKR No.185, Pelindung Hewan, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat; Map: Cek Lokasi

Bandung menjadi salah satu kota di Jawa Barat yang menyuguhkan banyak destinasi wisata. Salah satunya yaitu Museum Sri Baduga yang dijadikan sebagai tempat bersejarah. Disini semua budaya mulai dari masa lampau dilestarikan dengan baik. Tersedia juga rak kaca untuk menyimpan berbagai koleksi di museum agar tidak tersentuh oleh tangan pengunjung.

Pengelola dalam memberikan pelayanan yang baik, maka membagi museum menjadi 3 lantai berdasarkan fungsinya. Pada lantai satu Anda bisa melihat peninggalan sejarah serta segala hal terkait alam. Ada replika gua, artefak batu, fosil hewan, serta arca. Peninggalan tersebut berasal dari pengaruh budaya Hindu yang masuk ke Jawa Barat.

Selanjutnya di lantai 2 terpampang peralatan zaman kuno mulai dari alat musik, pakaian adat, dan wayang. Di sana terdapat 1 ruangan yang dikunci rapat karena menyimpan peninggalan toko emas. Sedangkan pada lantai 3 tersedia karya seni yang bernilai mahal seperti perhiasan, lukisan maupun senjata pusaka. Pengamanan di lantai ini sangat ketat dengan penerangan lampu remang-remang.

Sejarah Museum Sri Baduga

Sejarah Museum Sri Baduga
Image Credit: Google Maps Yolin Yosela

Tempat bersejarah ini telah berdiri mulai tahun 1970 dan diresmikan tanggal 5 Juni 1980 oleh pemerintah setempat. Terdapat bangunan lama bekas Kawedanan Tegalega dan beberapa bangunan baru. Adapun bangunan lamanya masih tetap digunakan sebagai pusat perkantoran. Museum ini didirikan dengan bernuansa khas Sunda untuk melestarikan adat istiadatnya.

Luasnya mencapai 8.500 meter dengan desain bergaya modern dan klasik. Konon pada awalnya tempat ini bernama museum negeri Jawa Barat, namun pada tahun 1990 diganti menjadi Museum Sri Baduga. Namanya diambil dari Prabu Siliwangi yang bergelar Sri Baduga Maharaja dan tertulis pada prasasti batu yang ada di pintu utama museum.

Pada bagian depannya terlihat seperti menggambarkan rumah panggung dengan ukiran batik. Hal itulah yang menjadikan destinasi tersebut terlihat unik. Pemerintah mendirikan museum ini dengan tujuan menyelamatkan budaya seni di Jawa Barat. Di dalamnya banyak benda bersejarah yang bisa dijadikan edukasi oleh wisatawan yang datang.

Koleksi Museum Sri Baduga

Image Credit: Google Maps Muhammad Fachry

1. Naskah Kuno

Pada ruang pameran 2 terdapat 147 naskah kuno yang ditulis dengan huruf Sunda dan Palawa. Penulisannya menggunakan media daun lontar maupun kayu yang sampai saat ini masih terawat. Konon katanya naskah tersebut dibuat pada zaman kebudayaan Hindu. Di dalamnya terdapat makna yang mengungkapkan budaya masyarakat Sunda zaman dahulu.

2. Replika Gua Pawon

Di sudut lain Museum Sri Baduga ada fosil-fosil hewan, tumbuhan, hingga manusia purba. Semua fosil tersebut dirawat dan diletakkan di dalam rak kaca agar tidak rusak. Selain itu terdapat replika yang menyerupai gua pawon yang diyakini sebagai tempat tinggal manusia purba zaman dahulu. Pada bagian dalamnya terdapat informasi tertulis yang bisa dibaca pengunjung.

3. Kecapi Naga Maung

Saat traveller memasuki pintu utama museum, yang pertama kali dilihat adalah patung kecapi naga maung. Nama kecapi naga maung sendiri berasal dari 2 kepala yang ada di patung ini yaitu kepala naga dan harimau. Patung emas tersebut terlihat sangat besar karena terbuat dari kayu jati. Ada pula alat musik tradisional seperti seruling, gamelan, serta wayang golek khas Jawa Barat.

Koleksi Museum Sri Baduga
Image Credit: Google Maps Denny Indrayana

4. Peralatan Kuno

Disini menampilkan berbagai peralatan kuno yang digunakan masyarakat Jawa Barat pada zaman dahulu. Mulai dari peralatan makan, uang, alat pertanian, hingga alat dagang. Barang antik tersebut ada yang terbuat dari tanah liat maupun keramik. Wisatawan hanya boleh melihatnya saja, tidak boleh memegang semua barang yang ada agar tidak kotor.

5. Miniatur Kereta Kencana

Di dalam Museum Sri Baduga tersedia miniatur kereta kencana paksi nagaliman. Bahannya terbuat dari kayu dengan corak warna coklat. Kereta ini diyakini berasal dari Cirebon yang melambangkan budaya Cina, Arab, Jawa, dan Sunda yang telah mengalami akulturasi budaya. Pada bagian atasnya terlihat sosok naga yang mengendarai kereta kencana ini.

6. Seni Rupa

Koleksi ini memuat beragam patung 2 dimensi maupun 3 dimensi yang dibuat oleh para seniman terdahulu. Ada yang dibentuk dengan cara dipahat maupun diukir. Pengunjung juga bisa mempelajari setiap sejarah yang ada di patung tersebut. Pengelola setempat selalu melakukan perawatan secara berkala untuk melestarikan koleksi ini.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Museum Sri Baduga
Image Credit: Google Maps Gelar Muzizat

Museum Sri Baduga berada di Jl BKR No 185, Pelindung Hewan, Kec. Astananyar, Bandung, Jawa Barat. Lokasinya tepat di wilayah perkotaan Bandung sehingga sangat mudah dilalui. Papan penunjuk jalan mudah ditemukan di sepanjang jalan raya. Pengunjung juga bisa mengaksesnya menggunakan google maps.

Sebelum berlibur ke Sri Baduga, Anda bisa melewati rute dari arah tol Cileunyi kemudian masuk ke gerbang tol Moch Toha. Setelah itu lurus sampai menemukan perempatan PTT. Dari perempatan ini lurus lagi menuju arah Gedung PT Inti. Lalu berbelok ke kiri untuk sampai ke Jl BKR, 100 meter dari kawasan ini wisatawan akan menemukan letak museum.

Sepanjang perjalanan akan tampak keindahan kota Bandung yang dipenuhi oleh aktivitas masyarakat. Aspalnya sudah mulus sehingga mempermudah tamu yang datang untuk menuju tempat wisata. Letaknya yang strategis juga membuatnya berdekatan dengan bandara internasional husein sastranegara Bandung, halte bus, stasiun kereta api, hingga pusat perbelanjaan.

Harga Tiket Masuk Museum

Harga Tiket Museum Sri Baduga
Image Credit: Google Maps Google

Sama halnya seperti tempat pariwisata lain, Museum Sri Baduga mempunyai tarif tiket masuk. Namun jangan khawatir harganya sangat ramah di kantong hanya Rp 2.500 untuk dewasa dan Rp 1.500 untuk anak-anak. Tetapi biasanya untuk turis dari mancanegara akan ada kenaikan harga sedikit. Tarif tersebut berlaku untuk hari selasa sampai minggu, karena setiap hari senin tutup.

Bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi juga dikenai karcis yaitu Rp 2.000 untuk sepeda dan Rp 5.000 untuk roda empat. Dengan harga tersebut Anda bisa menikmati wisata ini mulai dari jam 8 pagi hingga 4 sore. Saat hari libur akan terlihat banyak orang yang memadati area museum dengan berbondong-bondong bersama keluarga.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas di Museum Sri baduga
Image Credit: Google Maps A Randika

1. Hunting Foto

Kegiatan ini memang tidak boleh terlewatkan saat berlibur ke Museum Sri Baduga. Banyak tempat yang bisa Anda jadikan spot foto bersama kerabat atau keluarga. Tak hanya itu, wisatawan juga dapat memotret benda antik yang ada di museum. Maka dari itu saat berlibur jangan sampai lupa membawa kamera atau smartphone.

2. Membaca Informasi Sejarah

Tidak lengkap rasanya jika pergi ke museum tetapi tidak mempelajari setiap sejarah yang ada. Para pelancong akan disuguhi miniatur dan koleksi lain yang mengandung budaya khas Jawa Barat. Pada setiap benda tersebut dilengkapi dengan informasi nama, tanggal ditemukan, dan asal mulanya yang bisa dibaca oleh pengunjung.

3. Berkeliling

Tempat Museum Sri Baduga yang luas sangat cocok untuk dijelajahi. Anda dapat berjalan kaki mengelilingi area museum untuk melihat setiap sudutnya. Selain itu petugas siap menemani untuk menjelaskan secara lengkap mengenai bangunan museum. Perhatikan setiap penjelasan yang diberikan untuk menambah wawasan pengetahuan.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Sri Baduga

Wisata Terdekat dari Museum Sri Baduga
Image Credit: Google Maps IndoGamer93

1. Panghegar Waterboom

Destinasi ini termasuk dekat dengan Sri Baduga karena hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menuju lokasinya. Tidak hanya kolam renang saja di dalamnya, namun ada pula berbagai wahana yang bisa dinikmati anak-anak hingga orang dewasa. Fasilitas wisatanya sangat lengkap mulai dari toko souvenir, wisata kuliner, water slide, serta penyewaan peralatan renang.

2. Alun-Alun Bandung

Alun-alun Bandung menjadi salah satu pilihan bagi traveller yang ingin bersantai. Hamparan rumputnya yang luas banyak menjadi spot favorit untuk berfoto. Di kawasan areanya ada masjid raya Bandung dengan menara kembarnya yang menjulang tinggi. Petugas setempat selalu menjaga kebersihan sekitar agar orang yang berdatangan betah berada lama-lama disini.

3. Taman Tongkeng

Objek wisata lain yang dekat dengan Museum Sri Baduga adalah taman tongkeng atau taman bermain anak. Terdapat patung 2 prajurit yang menyambut tamu pada bagian depan. Bagi Anda yang ingin mengajak keluarga, destinasi ini sangat cocok karena banyak wahana seperti ayunan dan prosotan yang disediakan gratis. Saat hari libur taman tongkeng akan nampak dipadati wisatawan.

4. Trans Studio Bandung

Trans studio bisa dibilang pusat perbelanjaan atau mall yang ada di Kawasan Jl Jenderal Gatot Subroto Bandung. Setelah wisatawan mengunjungi Sri Baduga, bisa mampir ke mall ini. Anda dapat membeli oleh-oleh mulai dari pakaian hingga aksesoris. Tak hanya itu trans studio juga sudah dilengkapi dengan wahana berbayar dengan design bergaya luar negeri.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai wisata Museum Sri Baduga yang wajib Anda kunjungi saat berlibur ke Bandung. Harganya yang sangat murah menjadikan tempat ini rekomendasi wisata keluarga. Hal yang terpenting saat berlibur pastikan kendaraan yang dinaiki aman dengan budget yang cukup. Selain itu, jangan sampai merusak segala koleksi yang ada di dalam museum.