Harga Tiket: Rp 30.000, Jam Operasional: Pukul 10.00-18.00 WIB, Alamat: Jl. Oro-Oro Ombo No.9, Temas, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur; Map: Cek Lokasi

Museum satwa merupakan salah satu tempat yang menyuguhkan berbagai fosil hewan dari masa pra sejarah hingga yang masih hidup sampai sekarang. Konsep bangunannya di desain unik dengan sentuhan gaya modern yang bertaraf internasional. Lahannya sangat luas sekitar 17 hektar yang bisa menampung banyak koleksi. Sehingga wisatawan dapat leluasa menikmati wisata ini.

Setelah mendapat pengelolaan lebih lanjut dari pemerintah, tempat ini direnovasi dengan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Koleksinya juga selalu ditambah berupa fosil hewan yang asli dan fosil tiruan yang dibuat dari bahan fiberglas. Petugas setempat selalu menjaga dan merawatnya dengan baik agar benda ini masih bisa dinikmati sepanjang masa.

Tidak hanya itu, di dalamnya menyuguhkan beberapa simulasi anatomi satwa agar traveller bisa mengetahui seluk beluk satwa. Informasinya ditulis dengan lengkap disertai gambar hewan sehingga menambah daya tarik Museum Satwa. Semua koleksi yang ada diletakkan di dalam rak kaca disertai lampu penerangan. Di tiap sudutnya pun menampilkan fosil yang berbeda-beda dengan keunikan tersendiri.

Sejarah Museum Satwa

Image Credit: Facebook Smartway Indonesia Tours

Wisata bersejarah Museum Satwa mulai dibuka untuk umum pada tanggal 27 Desember 2009. Tujuan didirikannya yaitu agar fosil-fosil hewan sejak zaman dahulu bisa terlindungi dengan baik. Pada awalnya kawasan ini hanya ditempati oleh wisata Jawa Timur Park 2 saja, namun seiring perkembangan waktu pengelola berpikir untuk membangun museum di sekitar lokasi ini.

Bangunannya begitu megah dengan pilar besar bergaya Romawi Kuno dengan 2 patung gajah yang diletakkan di sudut kanan dan kiri pintu masuk. Terdapat fasilitas teater yang menyajikan film bergambar hewan di habitatnya masing-masing. Tertulis pula informasi lengkap mengenai nama, jenis, umur, serta asal hewan. Di ruangan ini Anda akan merasakan seperti berada di nuansa hutan.

Museum ini hanya memiliki 1 lantai saja dengan ruangan luas yang menampilkan koleksi berbeda-beda. Fosil-fosil tersebut diyakini berasal dari hewan yang hidup di zaman manusia purba yang saat ini sudah mulai punah. Koleksinya ada yang mengambil dari daerah di Indonesia maupun dari luar negeri. Hal ini dikarenakan ada beberapa jenis hewan pra sejarah yang habitatnya berbeda-beda.

Koleksi Museum Satwa

Image Credit: Google Maps Syamsul Arifin

1. Insectarium

Di ruangan ini terlihat beberapa rak kaca khusus untuk menyimpan spesies serangga. Ada fosil kumbang, belalang, kupu-kupu, hingga lebah. Bentuknya menyerupai hewan aslinya dengan corak warna yang berbeda-beda. Jumlahnya sangat banyak mencapai ribuan dan asalnya pun dari berbagai daerah di Indonesia, Madagaskar, Malaysia, dan penjuru dunia lainnya.

2. Fosil Tiruan

Selain fosil hewan asli, di Museum Satwa terlihat pula fosil tiruan dari fiberglas yang dibuat oleh peneliti. Salah satunya fosil mammoth yang berdiri di samping gajah pada aula tengah. Meskipun fosil buatan, bentuknya sangat mirip dengan yang aslinya. Beberapa koleksi ini ada yang ditaruh di rak kaca maupun diberi garis pembatas agar bendanya tidak rusak atau patah.

Koleksi di Museum Satwa
Image Credit: Google Maps Museum Satwa Jawa Timur Park 2

3. Diorama Hewan

Pada sudut lain terpampang diorama hewan yang diawetkan. Diorama ini diketahui berasal dari hewan asli yang masih memiliki bentuk utuh. Tujuan pengawetannya agar tamu bisa melihatnya secara nyata mengenai bentuk tubuh hewan. Satwa tersebut diletakkan di dalam rak kaca lengkap dengan background yang menyerupai habitat aslinya.

4. Replika Hewan Arktik

Sebelum keluar dari museum, Anda dapat melihat replika tiruan yang menyerupai hewan arktik. Tampak beruang kutub utara yang dipamerkan pada ruangan ini. Area ini juga mempunyai background atmosfer musim dingin yang dilengkapi salju untuk menambah keestetikannya. Diketahui pula replika ini berasal dari luar Indonesia dalam proses pembuatannya.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Image Credit: Google Maps Andrianto Kurniawan

Destinasi Museum Satwa terletak di daerah Jalan Oro-Oro Ombo No 9, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Letaknya mudah ditemukan karena Anda dapat membaca papan penunjuk jalan yang sudah tersedia. Wisatawan bisa membawa kendaraan pribadi maupun naik travel untuk menuju arah museum. Aspalnya pun sudah mulus sehingga memudahkan perjalanan pengunjung.

Jika berangkat dari arah Kota Malang bisa melewati Jalan Soekarno Hatta. Lalu dari arah jembatan belok ke kanan menuju Jalan Dinoyo. Lurus terus hingga menemukan Jalan Tlogomas, dari sini lokasi Kota Batu sudah tidak jauh lagi. Saat sudah memasuki area alun-alun kota Batu, pengunjung bisa belok kiri mengikuti arah jalan sampai menemukan bangunan museum.

Sepanjang perjalanan Anda akan melihat keindahan kota dengan hiruk pikuk aktivitas masyarakat. Terdapat angkutan umum, bis, ojek yang berlalu lalang di jalan raya. Lokasi museum yang strategis membuatnya dekat dengan pusat perbelanjaan dan tempat makan. Tak hanya itu, halte pemberhentian bus pun juga terlihat berdekatan.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Museum Satwa
Image Credit: Google Maps Herdiyanto Herdiyanto

Saat wisatawan datang ke Museum Satwa akan ada petugas yang memberikan tarif tiket masuk. Harganya dijamin tidak menguras kantong, hanya Rp 30.000 saat hari biasa dan hari libur. Namun Anda juga bisa memilih paket tiket terusan ke Jawa Timur Park 2 yang dikenai tarif Rp 120.000. Sebelum berlibur pengunjung diharapkan konfirmasi kepada petugas terlebih dahulu.

Jam buka museum mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore dari hari senin sampai minggu. Saat hari libur akan nampak para pelancong dari berbagai daerah berbondong-bondong datang ke tempat ini. Bahkan ada pula turis dari luar negeri yang penasaran ingin tahu wisata ini. Tidak heran kalau museum tersebut banyak dijadikan pilihan berlibur bersama keluarga.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Kegiatan Menarik Museum Satwa
Image Credit: Google Maps Kitchen Set Minimalis Malang by Daneswara Group

1. Mengabadikan Momen

Tidak lengkap rasanya jika berlibur ke Museum Satwa tetapi tidak mengabdikan momen baik berupa foto maupun video. Tempatnya yang unik banyak dijadikan background agar foto terlihat estetik. Pengunjung dapat melakukan aktivitas ini bersama kerabat atau keluarga terdekat. Namun hal yang terpenting pilih spot yang lampunya terang, karena banyak ruangan dengan lampu samar-samar.

2. Mempelajari Sejarah

Berwisata ke museum memang menjadi hal yang menyenangkan karena bisa dijadikan sebagai tempat untuk belajar sejarah. Wisatawan akan memperoleh informasi lengkap dengan mendengarkan simulasi yang ada atau membaca langsung penjelasan yang tertulis. Sejarah yang ada akan membuat Anda memiliki wawasan luas mengenai fosil penemuan hewan yang diletakkan di museum.

Image Credit: Google Maps Jeffri Kj

3. Berjalan Santai

Lahan Museum Satwa yang sangat luas sangat cocok untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Para traveller dapat berkeliling melihat koleksi museum secara dekat. Anda akan dibuat terkesima dengan berbagai sudut yang telah di desain unik oleh pengelola setempat. Di dalamnya tampak beberapa kursi yang disediakan untuk pengunjung yang kelelahan usai berkeliling.

4. Melihat Fosil Hewan

Koleksi di museum ini memang sangat berbeda dengan tempat bersejarah lainnya. Biasanya kebanyakan museum hanya menyuguhkan pameran budaya setempat saja, namun disini Anda bisa melihat fosil satwa. Semua koleksinya bisa wisatawan nikmati sepuasnya mulai pagi hingga sore. Asalkan tidak merusak dan mengotori area kawasannya agar tetap terjaga kebersihannya.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Satwa

Wisata Terdekat Museum Satwa
Image Credit: Google Maps Eka P. Negara

1. Jawa Timur Park 2

Jika di Museum Satwa hanya menampilkan fosil hewan saja, maka di Jawa Timur Park 2 ini menyediakan koleksi hewan hidup yang bisa dilihat. Keduanya berada di lokasi yang sama, jadi jika pengunjung usai berlibur dari museum dapat langsung mampir ke Jatim Park 2 juga. Mulai dari hewan buas, reptil, hingga hewan yang berhabitat di air tersedia lengkap disini.

2. Jawa Timur Park 1

Berbeda dengan Jatim Park 2, tempat ini lebih berfokus pada wahana permainan yang bisa dinikmati oleh orang dewasa maupun anak-anak. Ada kolam renang, wahana roller coaster, bom-bom car, dan masih banyak lagi permainan yang menguji nyali. Di sudut belakang terdapat bioskop 3 dimensi. Anda hanya perlu membayar tiketnya sekali saja untuk bisa menikmati semua wahana tersebut.

3. Alun-Alun Kota Batu

Alun-alun ini menjadi ikon Kota Batu yang berada di tengah kota dan jaraknya dari museum lumayan dekat hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja untuk sampai. Permainan yang menarik di alun-alun ini yaitu biang lala. Traveller bisa melihat keindahan kota Batu dengan naik di wahana tersebut. Biasanya banyak orang menghabiskan waktu disini mulai sore hingga malam hari.

4. Batu Flower Garden

Tempat ini dibangun oleh pemerintah setempat di lereng Gunung Panderman. Di dalamnya banyak tanaman hijau dengan bunga-bunga segar. Hal ini menambah kesejukan area lokasi, sehingga sangat cocok digunakan untuk tempat bersantai melepas penat. Nuansa alam inilah yang membuat wisata ini banyak dijadikan spot foto menarik.

Itulah beberapa hal menarik mengenai Museum Satwa yang bisa dijadikan list wisata berlibur saat di Kota Batu. Koleksinya yang dipenuhi fosil-fosil hewan akan jarang ditemui di wisata bersejarah lain. Hal ini yang akan membuat traveller merasa kagum saat berkunjung ke museum ini. Jangan lupa ajak kerabat atau keluarga agar liburan Anda semakin seru dan menyenangkan.