Harga Tiket: Rp 100.000, Jam Operasional: 10.00-16.00 WIB, Alamat: AKR Tower, Jl. Perjuangan No.5, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta; Map: Cek Lokasi

Jakarta populer sebagai kota terpadat di Indonesia karena banyak penduduk yang bermukim disana. Jakarta juga dikenal sebagai kota yang menyimpan banyak sejarah dan dibuktikan dengan adanya Monumen Nasional di pusat kotanya. Jakarta tidak hanya memiliki Monas sebagai pijakan kaki para wisatawan yang datang berkunjung, karena ada wisata lainnya seperti Museum Macan.

Nama museum ini merupakan singkatan dari Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara dan menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta dengan tema seni kontemporer. Di museum ini tersimpan beragam koleksi kesenian baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga peran museum ini pun tidak hanya sebagai tempat wisata biasa, melainkan juga menyimpan nilai historis.

Beragam seni kontemporer berjumlah ratusan yang merupakan hasil karya para seniman dari dalam negeri dan juga luar negeri bisa disaksikan di museum tersebut. Bahkan, karya seni yang dipamerkan hingga saat ini jumlahnya mencapai sekitar 800 buah. 50% diantaranya merupakan hasil karya dari para seniman dari Indonesia, sementara sisanya berasal dari China, Eropa, dan lain-lain.

Sejarah Museum Macan

Sejarah Museum Macan
Image Credit: Google Maps Ferrani Kasma 

Dalam sejarahnya, museum ini dinamakan dengan sebutan Macan bukan berarti yang dipamerkan adalah segala jenis hasil karya seni terkait hewan macan. Akan tetapi, nama museum diambil dari Museum of Modern and Contemporary Art Nusantara sehingga disingkat menjadi Macan.

Museum ini merupakan pelopor museum berkonsep modern yang dibalut dengan keberagaman seni kontemporer. Hasil karya seni yang dipamerkan di museum ini adalah ciptaan para seniman baik seniman dari Indonesia maupun dari luar negeri.

Museum tersebut termasuk museum yang masih tergolong baru karena baru diresmikan tahun 2017 yang lalu, tepatnya pada tanggal 3 November. Penggagas Museum Macan bernama Haryanto Adikoesoemo adalah seorang kolektor kesenian sekaligus pengusaha. Luas lahan museum adalah 4.000 meter persegi, cukup luas untuk ukuran museum.

Sehingga tidak heran jika ada banyak sekali hasil karya seni disana. Bahkan menariknya museum ini tidak hanya memamerkan karya seni berupa lukisan saja, melainkan juga berbagai jenis karya seni lainnya dengan medium, instalasi, dan teknik yang bervariasi sehingga koleksi di museum ini termasuk lengkap.

Dengan konsep museum yang tidak biasa, para wisatawan pun tidak hanya mendapatkan feel wisatanya saja, namun juga refreshing dengan melihat ratusan karya seni yang memukau sambil menggali ilmu baru seputar kesenian. Selain itu, para wisatawan juga dibebaskan untuk mengambil foto asalkan tidak menyentuh dan merusak sedikitpun hasil karya seni yang dipamerkan disana.

Koleksi Museum Macan

Koleksi Museum Macan
Image Credit: Google Maps Syifa Ziah

Museum populer di Indonesia ini menyimpan sekitar 800 buah koleksi karya seni yang sangat variatif dengan berbagai teknik, instalasi, dan juga medium yang berbeda dari satu karya seni dengan karya seni lainnya. Salah satu koleksi museum yang menjadi favorit banyak pengunjung adalah Infinity Mirrored Room yang merupakan hasil karya Yayoi Kusama, seniman asal Jepang.

1. Infinity Mirrored Room

Hasil karya seni dari seniman Jepang bernama Yayoi Kusama ini merupakan karya paling populer di Museum Macan dan menjadi favorit para pengunjung. Disebut Infinity Mirrored Room karena berupa ruangan berukuran kecil dan gelap dengan banyak bola yang menyala berwarna-warni sehingga menciptakan kesan seolah berada di dalam ruangan penuh bintang.

Karena merupakan karya yang menjadi favorit banyak orang, maka tidak mengherankan jika para pengunjung harus mengantri panjang jika ingin mengambil foto di dalam ruangan tersebut. Waktu yang diberikan untuk pengambilan foto di Infinity Mirrored Room hanya sekitar 20 detik saja sehingga para pengunjung harus memanfaatkan waktu dengan maksimal.

2. Narcissus Garden

Jika ruangan di Infinity Mirrored Room mempunyai banyak bola menyala berwarna-warni, maka berbeda dengan Narcissus Garden dimana bola-bola di ruangan tersebut berwarna perak dan bisa memantulkan bayangan. Ketika pengunjung berdiri di hadapan bola perak tersebut, maka ia bisa melihat pantulan bayangannya sendiri.

Hasil karya seni ini merupakan inspirasi bersumber dari mitologi asal Yunani. Nama Narcissus Garden diambil dari penciptanya yaitu Narcissus, tokoh yang memiliki kecintaan besar terhadap dirinya sendiri dan ia senang melihat wajahnya sendiri. Sehingga ia menciptakan karya seni ini karena sangat kagum dengan bayangan dirinya sendiri ketika melihat air.

3. Flower That Bloom at Midnight

Museum Macan juga menyimpan karya seni berupa pajangan bunga berukuran raksasa dengan warna merah dan bintik-bintik putih. Para pengunjung terlihat terpukau ketika melihat hasil jepretan fotonya dengan background karya ini terlihat sangat menarik. Uniknya, bunga ini mempunyai bentuk daun yang mirip dengan kaki dan letaknya menempel di lantai.

4. My Eternal Soul

Pencipta karya seni My Etenal Soul ini sama dengan pencipta karya seni Infinity Mirrored Room yaitu Yayoi Kusama, seniman asal Jepang. Bedanya, My Eternal Soul memamerkan beragam lukisan dengan tema dan keunikan yang bervariasi satu sama lain. Hasil lukisannya dipajang di ruangan My Eternal Soul dengan penataan yang rapi pada dinding berwarna putih bersih.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Museum Macan
Image Credit: Instagram Museum.id | Museum Indonesia 

Lokasi Museum Macan berada di daerah Kebon Jeruk, tepatnya di Jalan Panjang No.5. Museum yang terletak di Jakarta Barat ini lokasinya cukup strategis sehingga mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, wisatawan bisa mencari titik lokasi melalui google maps atau aplikasi maps lainnya di smartphone.

Sementara itu, jika wisatawan berangkat dari luar kota, perjalanan menuju ke lokasi bisa ditempuh menggunakan KRL dengan tujuan stasiun Manggarai. Setelah itu transit KRL dengan tujuan Kampung Bandan. Sesampainya di stasiun Tanah Abang, wisatawan transit KRL lagi dengan tujuan Serpong. Ketika telah sampai di stasiun Kebayoran, wisatawan dapat berjalan kaki ke halte Ps. Kebayoran Lama.

Perjalanan menuju ke halte dengan berjalan kaki membutuhkan waktu sekitar 4 menit. Sampai di halte, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menaiki bus Trans Jakarta dengan nomor koridor 8. Wisatawan bisa turun dari bus ketika telah sampai di halte Kebon Jeruk. Selanjutnya transit menaiki angkot merah dengan kode KWK B03 dengan tujuan Museum Macan.

Jika berangkat dari Jakarta, cara menuju ke lokasi menggunakan bus Trans Jakarta dengan tujuan terminal Blok M. Wisatawan juga bisa menggunakan bus Kopaja dengan kode T57. Setelah itu transit menaiki Metromini dengan kode S74 atau S70 dan turun di halte Kebayoran Lama. Kemudian transit lagi dengan bus Trans Jakarta kode koridor 8 dan angkot dengan kode KWK B03 lalu turun di museum.

Harga Tiket Masuk Museum

Harga Tiket Masuk Museum
Image Credit: Google Maps ariefpokto

Untuk harga tiket masuk museum dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu tiket anak-anak dengan usia 3-12 tahun, tiket anak-anak dengan usia di bawah 3 tahun, tiket pelajar, mahasiswa, dan lansia, serta tiket dewasa. Untuk anak-anak yang masih berusia di bawah 3 tahun, baik weekday maupun weekend tidak dikenakan tiket masuk sama sekali alias gratis.

Untuk anak-anak berusia 3-12 tahun, harga tiket masuk untuk weekday maupun weekend adalah Rp 80.000. Sementara itu untuk pelajar, mahasiswa, dan lansia dikenakan tiket masuk Rp 90.000 untuk weekday maupun weekend. Dan untuk dewasa dikenakan tiket masuk Rp 100.000 baik weekday maupun weekend. Ada juga tiket untuk program keanggotaan individu adalah Rp 300.000.

Tiket masuk ke Museum Macan untuk program keanggotaan pelajar adalah Rp 180.000, dan juga Rp 750.000 untuk keanggotaan keluarga berjumlah 4 orang (2 anak-anak dan 2 orang dewasa). Pembelian tiketnya bisa dilakukan di hari H secara langsung di loket atau bisa dibeli melalui website museum di https://ticket.museummacan.org/. Museum ini buka setiap hari Selasa-Minggu pukul 10.00-16.00 WIB.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Menarik di Museum Macan
Image Credit: Google Maps  Rezka kenara Bp 

1. Hunting Foto

Wisatawan mulai dari anak-anak, pelajar, mahasiswa, dewasa, hingga lansia bisa berfoto secara bebas disana. Tidak ada batasan waktu kecuali beberapa ruangan karya seni yang memang menjadi favorit banyak pengunjung sehingga sistem antrean diberlakukan disana, seperti contohnya di ruangan Infinity Mirrored Room dengan batasan waktu berfoto 20 detik.

2. Menjadikan Sarana Edukasi Bagi Anak-anak

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, museum ini menjadi salah satu tempat wisata yang direkomendasikan untuk memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak terkait seni kontemporer. Kemungkinan anak-anak baru pertama kalinya melihat berbagai hasil karya seni yang tidak biasa di Museum Macan ini.

3. Minum Kopi di Coffee Shop Museum

Museum ini memiliki coffee shop dengan konsep high class yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk orang dewasa istirahat sejenak. Kafe tersebut letaknya berdekatan dengan ruangan karya seni populer yakni Infinity Mirrored Room. Nuansanya klasik dengan lantai kayu yang mewah. Bahkan, dindingnya terbuat dari kaca dengan pemandangan indah kota Jakarta.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Macan

Objek Wisata Terdekat dari Museum Macan
Image Credit: Google Maps Danny Santoso 

1. Hutan Kota Srengseng

Tidak jauh dari museum, ada objek wisata hutan kota Srengseng yang cocok dikunjungi untuk menenangkan pikiran dan melarikan diri sejenak dari suasana kota yang sibuk. Hutan kota ini memiliki nuansa yang teduh dan rindang karena banyak pepohonan hijau. Menariknya, hutan kota tersebut juga mempunyai danau buatan yang berukuran cukup luas.

2. Monas (Monumen Nasional)

Objek wisata ini tidaklah asing di telinga wisatawan domestik maupun mancanegara. Lokasinya tidak jauh dari Museum Macan, sehingga wisatawan bisa menjadikan objek wisata ini sebagai tujuan wisata kedua setelah berkunjung ke museum seni kontemporer tersebut. Letak Monas ada di tengah kota Jakarta Pusat, tepat di pertengahan Lapangan Medan Merdeka.

3. Kota Tua Jakarta

Berwisata ke Jakarta juga tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Kota Tua Jakarta. Letak objek wisata ini tidak begitu jauh dari museum. Kota Tua memiliki beragam spot foto yang cantik dengan keunikan yang tiada duanya. Bahkan, bangunan-bangunan yang ada di objek wisata tersebut memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan bangunan wisata lainnya.

Museum Macan bisa menjadi opsi destinasi wisata tujuan bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara karena di dalamnya terdapat sekitar 800 buah hasil karya seni dari para seniman dalam negeri maupun luar negeri. Seluruh hasil karya seni disana ditata secara rapi dan semua karya disana mempunyai nilai historisnya masing-masing.