Harga Tiket: Rp 5.000, Jam Operasional: 08.00-15.00 WIB, Alamat: Jl. Jatayu, Panjang Wetan, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah; Map: Cek Lokasi

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang kaya akan budaya dan adat istiadat. Kekayaan tersebut akhirnya melahirkan berbagai macam corak batik. Corak batik yang ada di Indonesia masing-masing menggambarkan ciri khas dari mana dia berasal. Salah satu kota yang memiliki ciri khas batik yang sangat indah dan menarik yaitu Kota Pekalongan.

Bahkan Kota Pekalongan ini memperoleh julukan sebagai Kota Batik oleh karena keragaman batik yang dimilikinya sudah sangat tersohor. Bahkan di tempat tersebut Anda bisa menemukan Museum Batik Pekalongan. Museum tersebutlah yang menjadi salah satu objek wisata populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Para pengunjung nantinya akan bisa menikmati berbagai macam batik yang ada dari zaman dahulu hingga zaman modern ini. Hal yang tak kalah seru lagi Anda juga bisa mencoba untuk membuat batik di salah satu ruangan khusus yang disediakan oleh museum.

Sejarah Museum Batik Pekalongan

Sejarah Museum Batik Pekalongan
Image Credit: Google Maps Latif Ahmad Fauzan

Museum batik yang berada di Kota Pekalongan ini mempunyai luasan area sekitar 2500 meter persegi. Lahan yang ditempati oleh museum sendiri memiliki luas mencapai 3675 meter persegi. Museum ini diresmikan pada tanggal 12 Juli tahun 2006 oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Bangunan yang dijadikan museum tersebut merupakan bangunan peninggalan kolonial yang telah ada sejak tahun 1906. Dulunya bangunan tersebut memiliki fungsi sebagai kantor administrasi dari sebuah pabrik gula cukup besar kala itu.

Tidak hanya digunakan sebagai salah satu gedung administrasi saja, gedung yang kini difungsikan sebagai museum tersebut telah mengalami berbagai macam alih fungsi dari sejak dulu. Beberapa di antaranya yaitu dijadikan sebagai kantor walikota, balai kota, komplek perkantoran pemerintah.

Selanjutnya oleh karena bangunan tersebut memiliki nilai sejarah yang begitu kental dan agar tidak terbengkalai, maka dijadikan bangunan itu sebagai museum. Di Museum tersebut tersimpan berbagai macam koleksi batik dari zaman dahulu hingga sekarang.

Koleksi Museum Batik Pekalongan

Koleksi Museum Batik Pekalongan
Image Credit: Instagram agendasolo

1. Batik dari Seluruh Nusantara

Di Museum Batik nantinya Anda akan menemukan banyak sekali koleksi batik yang dipamerkan. Batik tersebut tidak hanya berasal dari Pekalongan saja. Anda juga bisa menemukan batik yang berasal dari daerah pedalaman, pesisir, serta daerah-daerah Jawa lainnya.

Batik tersebut berasal dari seluruh nusantara seperti Kalimantan, Sumatera bahkan hingga batik yang berasal dari daerah Papua pun bisa Anda temukan disini. Selain itu, tidak sedikit juga batik-batik yang bisa Anda temukan berasal dari mancanegara.

2. Ruang Pamer Museum

Di museum ini nantinya batik-batik akan dikelompokkan berdasarkan jenisnya masing-masing serta asal daerahnya. Anda akan menemukan kelompok batik Jawa, kelompok batik Sumatera, dan lain sebagainya. Ragam dan corak batik yang bisa ditemukan sangatlah beragam.

Warna dari batik tersebut pun tidak hanya hitam ataupun coklat saja, tapi Anda juga bisa melihat batik dengan warna-warna lain yang cerah. Warna-warna tersebut seperti warna hijau, merah, kuning, ungu dan warna-warna lain.

Selain warna, cara serta teknik pembuatan pun juga dikelompokkan masing-masing. Seperti diketahui bahwa membuat batik tidak hanya bisa dilakukan dengan cara dilukis saja, tapi juga ada batik cap, jumput dan lain sebagainya.

3. Taman di Museum Batik

Museum ini juga mempunyai taman yang begitu indah. Umumnya taman berada di area depan bangunan, tapi untuk taman satu ini berada di dalam bangunan. Taman terletak di tengah-tengah museum dan memiliki bentuk kotak. Sehingga bagi Anda yang ingin menuju ke tiap ruangan yang ada di dalam Museum, maka akan melewati tepian taman tersebut.

Bentuk taman sendiri begitu indah dengan warna yang sangat hijau. Anda akan melihat bunga-bunga yang ada di taman tumbuh dengan begitu subur. Selain itu juga terdapat pepohonan rindang yang semakin membuat suasana tampak nyaman dan asri.

Koleksi Dimiliki Museum Batik Pekalongan
Image Credit: Google Maps Martinus Widi

4. Bangunan Peninggalan Kolonial

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa bangunan yang digunakan untuk Museum Batik Pekalongan ini merupakan bekas kolonial dahulu. Anda akan melihat gaya khas Eropa yang sangat kental dari bangunan tersebut.

Pintu masuk yang memiliki ukuran yang begitu besar dan juga tinggi dengan tulisan museum batik. Di sebelah kanan dan kiri pintu masuk terdapat bangunan yang memiliki bentuk memanjang dan terdapat banyak sekali jendela-jendela besar.

Gaya rumah Belanda terkesan kuat dari warna cat yang dominan putih. Namun meski begitu bangunan museum tersebut mempunyai interior yang cukup modern. Ruang pameran yang digunakan untuk memajang batik pun terlihat sangat kekinian.

Bahkan untuk memperindah tampilannya digunakan berbagai penerangan yang sangat indah. Batik-batik tersebut dipajang dengan cara yang cukup unik. Anda akan melihat batik dibentangkan seperti kain yang siap untuk digambar.

Ada juga beberapa batik yang dililitkan di pilar bangunan. Di setiap batik yang dipamerkan tersebut terdapat keterangan lengkap seputar asal daerah dan lain-lain yang bisa menambah informasi bagi Anda. Untuk karya batik yang dirasa sangatlah berharga, akan diletakkan di sebuah lemari kaca berukuran besar.

Alamat, Rute Lokasi dan Harga Tiket

Alamat Museum Batik Pekalongan
Image Credit: Google Maps gunungbaja truss

Lokasi serta alamat dari Museum Batik ini berada di Jalan Natayu, Kota Pekalongan, Jawa timur. Bagi Anda yang masih bingung untuk mencari lokasinya maka bisa menggunakan bantuan dari Google Maps. Nantinya Anda tinggal mengikuti arahan yang diberikan oleh Google tersebut. Objek wisata Museum Pekalongan ini dibuka setiap hari sekalipun pada hari libur.

Saat Anda berencana untuk berkunjung, maka pastikan Anda datang setelah pukul 8 pagi. Karena memang pada jam itu museum akan baru dibuka. Ketika sudah menjelang pukul 3 sore museum akan ditutup.

Untuk harga tarif yang ditetapkan dalam Museum Batik ini terbilang sangatlah terjangkau. Tidak ada perbedaan harga ketika Anda berkunjung pada hari libur ataupun hari biasa.

Untuk pengunjung anak-anak, dewasa dan juga pengunjung dari mancanegara ada perbedaan tarif tiket. Pengunjung mancanegara harus membayar sebesar Rp 10.000, dewasa Rp 5.000 dan untuk anak-anak hanya sebesar Rp 2.000 saja.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Kegiatan Museum Batik Pekalongan
Image Credit: Google Maps Toffel Garlandez

1. Belajar Membatik

Ada banyak sekali ragam aktivitas menarik yang bisa dilakukan ketika Anda berada di Museum Batik Pekalongan. Aktivitas tersebut salah satunya yaitu belajar membatik. Tak lengkap rasanya jika Anda datang ke tempat wisata ini hanya untuk sekedar melihat-lihat saja. Karena itulah pihak museum memberikan kesempatan bagi para pengunjungnya untuk mencoba membuat batik.

Di salah satu ruangan museum terdapat sarana bagi Anda yang ingin mencoba dan belajar. Anda bisa menggunakan canting untuk membuat batik yang menarik. Hal tersebut tentu akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga untuk Anda dan keluarga.

Mengenai pola gambar, nantinya akan digambarkan oleh para petugas yang ada di museum tersebut. Sehingga dengan begitu para pengunjung hanya cukup mengikuti pola memakai canting dan juga malam.

Sekalipun terkesan cukup mudah untuk dilakukan, nyatanya proses membatik menggunakan canting ini cukup sulit ketika Anda praktekkan langsung. Para pembatik harus selalu menjaga agar nantinya malam yang ada di canting tidak cepat keras atau kering.

2. Mengikuti Pelatihan

Museum juga menyediakan program pelatihan batik pada sekolah, instansi ataupun masyarakat yang ingin belajar. Maksud dari program tersebut yaitu sebagai upaya untuk melestarikan dan juga menjaga budaya batik yang ada di nusantara. Selain itu juga para pengunjung yang ingin melakukan sebuah riset juga dipersilahkan. Banyak sekali sumber informasi yang bisa didapat di Museum tersebut.

3. Berburu Foto

Berada di Museum Batik ini maka Anda perlu memanfaatkan momen sebaik-baiknya dengan berburu foto. Ada banyak sekali spot foto menarik yang bisa Anda temukan ketika berada di sana. Berfoto dengan latar belakang batik tentu sebuah ide yang sangat menarik dilakukan. Karena itu, pastikan Anda membawa kamera ketika berada di sana.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Batik

Objek Wisata lain Museum Batik Pekalongan
Image Credit: Twitter Majalah Get Lost

1. Black Canyon

Tempat wisata pertama yang berada dekat dengan Museum Batik yaitu black canyon. Tempat wisata ini merupakan sungai yang di sekelilingnya berdiri tebing hitam yang tinggi. Untuk bisa melakukan aktivitas seru di tempat wisata ini, Anda bisa mengikuti paket lengkap yang memiliki biaya sebesar Rp 75.000.

2. Telaga Mangunan

Tempat wisata ini memang terkenal dengan hawanya yang begitu dingin. Hal itu wajar saja karena memang tempat tersebut berada di ketinggian 2 km di atas permukaan laut. Anda bisa bermain-main dengan menggunakan perahu ketika berada di sana. Untuk menaiki perahu sendiri, biaya yang dibutuhkan hanyalah sebesar Rp 5.000 saja.

3. Curug Tirta Muncar

Rekomendasi tempat wisata terdekat dengan museum terakhir yaitu Curug Tirta Muncar. Keindahan yang dimiliki oleh tempat wisata ini masih sangatlah alami. Karena memang banyak wisatawan yang belum mengetahui mengenai tempat wisata tersebut. Selain itu akses jalan yang cukup sulit membuat tempat ini tetap terjaga alami.

Itulah tadi ulasan mengenai Museum Batik di Pekalongan yang perlu untuk Anda ketahui. Bagi Anda yang berkunjung ke Kota Pekalongan, maka sangat disarankan untuk mampir dan singgah di museum batik tersebut. Di tempat wisata yang satu ini Anda akan mendapatkan pengalaman seru dan sangat berharga.