Harga Tiket: Rp 5.000, Jam Operasional: 07.00-17.00 WIB, Alamat: Jl. Candi Sambisari, Purwomartani, Kec. Kalasan, Kab. Sleman, DI Yogyakarta; Map: Cek Lokasi

Berbicara mengenai Daerah Istimewa Yogyakarta, kurang lengkap rasanya apabila tidak membahas tentang berbagai objek wisata sejarahnya. Salah satu peninggalan nenek moyang yang terkenal di Yogyakarta yaitu museum situs dan candi-candi bersejarah. Sebut saja candi terkenal yang selalu menjadi banyak tujuan wisata, seperti Candi Prambanan dan Candi Borobudur.

Selain dua peninggalan candi bersejarah tersebut, masih banyak orang yang belum tahu Candi Sambisari. Meski letaknya tidak jauh dari kedua candi tadi, dulunya candi ini tergolong belum ramai dan belum terlalu dikenal masyarakat. Namun, justru hal inilah yang membuat objek wisata candi ini dapat menjadi lokasi tujuan yang menenangkan.

Sebelumnya candi ini terkubur di dalam tanah selama bertahun-tahun, ketika terdapat seorang petani yang menemukan bidang keras di lokasi candi ini barulah dilakukan penggalian, dan benar saja terdapat sebuah candi Hindu.

Sejarah Candi Sambisari

Sejarah Candi Sambisari
Image Credit: Google Maps Teguh Budi Santoso

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa Candi Sambisari ditemukan oleh seorang petani yang sedang mencangkul pada tahun 1966, petani ini bernama Karyowinangun. Ditemukannya candi ini sekaligus menjadikan awal mula dari penamaan Desa Sambisari.

Candi yang berada di sebelah utara Kota Yogyakarta ini merupakan salah satu objek wisata yang memiliki keunikan tersendiri sebab lokasinya berada di bawah permukaan tanah, yakni sekitar 5 sampai 6 meter. Hal ini menyebabkan wisatawan yang datang berkunjung harus terlebih dahulu berjalan kaki menuruni anak tangga untuk menuju kompleks candi.

Banyak yang berpendapat bahwa situs bersejarah ini tertimbun akibat dari letusan Gunung Merapi yang cukup dahsyat pada awal abad ke-11. Objek wisata bersejarah ini merupakan kawasan candi Hindu yang memiliki aliran Siwa. Bangunan ini memiliki ukuran kurang lebih 50 x 48 meter.

Pada kompleks Candi Sambisari terdapat tiga candi pendamping atau yang disebut dengan candi perwara. Di bagian luar ada sebuah relung yang berisikan Patung Ganesa di sebelah timur, Patung Dura Mahasasuramardini di sebelah utara, dan Patung Agasya di sebelah selatan. Bukan hanya itu, di kawasan candi ini terdapat pula yoni dan lingga yang berukuran cukup besar.

Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8. Masa pendiriannya hampir sama dengan Candi Prambanan, Sojiwan, dan Plaosan yang dibangun pada sekitar abad ke-9 M hingga abad ke-10 M.

Daya Tarik Candi Sambisari

Daya Tarik Candi Sambisari
Image Credit: Google Maps Ari Wibowo

1. Kuliner

Kurang lengkap rasanya apabila berwisata namun tidak mencicipi berbagai kuliner yang ada di sekitar kawasan wisata. Di sebelah utara dari Candi Sambisari terdapat sebuah warung yang menjual soto batok khas yang sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat sekitar. Pemberian nama batok pada soto ini dikarenakan wadahnya yang menggunakan batok kelapa.

Harga untuk setiap porsi soto ini dapat dikatakan cukup bersahabat, hanya dengan membayar 5 ribu rupiah per porsi, Anda sudah dapat menikmati soto khas yang ada di kawasan candi ini. Bukan hanya soto, di warung ini juga disediakan beraneka ragam lauk pauk seperti tempe, usus, mendoan, telur, telur puyuh, dan masih banyak lagi.

Untuk minuman, warung ini membandrol dengan harga sekitar 2 ribuan saja per gelasnya. Desain dari warung ini juga masih sangat kental akan adat Jawa yaitu saung-saung lesehan ditambah meja yang terbuat dari bambu. Hal ini akan dapat membuat liburan Anda terasa menyenangkan.

2. Keunikan Candi

Pasa umumnya sebuah kawasan, apapun itu baik objek wisata maupun perumahan terletak di atas permukaan tanah. Namun berbeda dengan Candi Sambisari yang ada di Yogyakarta ini, sebab letaknya berada di sekitar 6,5 meter di permukaan tanah.

Situs warisan budaya yang ditemukan oleh seorang petani pada 1966 ini menyimpan berbagai benda bersejarah yang cukup penting. Diantaranya seperti tembikar, perhiasan, cermin logam, dan prasasti. Kemudian tahun 1986, Dinas Purbakala Yogyakarta melakukan pemugaran.

Kawasan situs sejarah ini berada di antara dua pagar, halaman luar dikelilingi pagar batuan rendah, sementara halaman di bagian dalamnya dikelilingi batu pagar dengan tinggi sekitar 2 meter dan ketebalan sekitar 50 sm. Selain pintu pagar, kawasan wisata ini juga memiliki pintu masuk yang berupa sebuah gapura.

Di kawasan candi ini juga terdapat 8 buah hingga yang tersebar. Menurut beberapa penelitian, ditemukan bahwa kemungkinan candi ini dibangun pada abad ke-8 M.

3. Mirip Kastil Batu

Candi yang terletak di bawah permukaan laut ini memiliki kawasan yang mirip dengan sebuah kawasan kastil. Hal ini disebabkan kawasan candi berada tepat di tengah-tengah taman yang ditumbuhi rerumputan hijau. Selain indah, adanya taman bak kastil ini juga menambah suasana menjadi lebih sejuk dan asri.

Banyak wisatawan yang jauh-jauh datang ke candi ini hanya untuk mengabadikan momen dengan berlatar pemandangan candi yang indah. Kawasan wisata candi ini juga banyak dimanfaatkan untuk mengambil foto prawedding cantik dengan latar pelataran candi.

Alamat dan Rute Lokasi

Alamat Candi Sambisari
Image Credit: Google Maps Arif Bawono Surya

Candi Sambisari terletak di sebuah desa yang dapat dikatakan agak terpencil, yakni Desa Purwomartani yang masih masuk ke dalam Kab. Sleman. Tak perlu khawatir, sebab walaupun berada di desa terpencil, akan tetapi akses jalan yang dimiliki sudah cukup baik, Anda dapat menggunakan kendaraan bermotor berupa mobil atau sepeda motor pribadi ketika akan berwisata ke candi ini.

Untuk rute menuju lokasi, apabila Anda berada di pusat Kota Yogyakarta, maka jarak yang akan Anda tempuh tidaklah terlalu jauh, yakni sekitar 12 km atau memerlukan waktu perjalanan sekitar 30 menit apabila lalu-lintas tidak macet atau normal.

Untuk rute menuju lokasi candi ini, langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mengarahkan kendaraan menuju Jl Jogja – Solo. Belok ke sebelah kiri setelah bertemu dengan pintu masuk Angkatan Akademi Udara. Kemudian dari sini Anda tinggal mengikuti petunjuk jalan yang tersedia untuk dapat sampai di lokasi tujuan.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk Candi Sambisari
Image Credit: Google Maps Nur Fatim

Untuk dapat memasuki kawasan wisata Candi Sambisari Anda tidak akan dikenakan biaya masuk yang mahal, sebab hanya dengan membayar sekitar 5 ribu rupiah per orang saja Anda sudah bisa menjelajah dan melihat-lihat situs bersejarah ini. Biaya ini tergolong cukup murah, sehingga bisa menjadi alternatif wisata di Yogyakarta yang ramah di kantong.

Biaya lain yang diberlakukan yaitu biaya parkir kendaraan bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi. Biaya yang diberlakukan untuk parkir sebesar 2 ribu rupiah untuk kendaraan roda dua dan 5 ribu rupiah untuk kendaraan roda empat. Tempat parkir di kawasan wisata ini tergolong cukup luas, sehingga dapat menampung banyak kendaraan.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Kegiatan Menarik Candi Sambisari
Image Credit: Instagram Retno Nunink

1. Menikmati Sunrise dan Sunset

Selain mengunjungi Candi Sambisari pada jam buka normalnya, Anda juga dapat mengunjungi tempat wisata ini pada saat matahari terbit maupun matahari tenggelam. Untuk menikmati sunrise atau matahari terbit Anda dapat datang dan berkunjung pada sekitar jam 5 pagi. sedangkan untuk menikmati sunset, Anda bisa datang sekitar jam 5 sore.

Apabila Anda tidak ingin membayar tiket khusus untuk dapat menikmati sunset dan sunrise di kawasan candi, Anda dapat datang pada jam 5 pagi atau dapat menunggu sampai waktu atau jam operasional selesai.

2. Belajar Mengenai Sejarah

Mengunjungi situs sejarah tentu saja dapat menambah pengetahuan bagi para wisatawannya. Dengan berkunjung ke Candi Sambisari, Anda bisa mendapatkan berbagai pemahaman menarik yang lebih mendalam. Kawasan wisata candi ini sangat cocok bagi Anda yang gemar dengan wisata sejarah, sebab esensi dari sejarahnya, bukan hanya wisata keindahannya.

3. Bersepeda di Sekitar Candi

Bersepeda di sekitar kawasan desa Sumbisari melewati berbagai objek menarik dapat memberikan pengalaman liburan yang berbeda. Selain dapat menikmati keindahan desa dan kegiatan masyarakat sekitar, Anda juga akan menemukan banyak artefak candi, kekayaan budaya, produk-produk kesenian, hingga oleh-oleh khas.

Kegiatan Menarik di Candi Sambisari
Image Credit: Instagram Wisata Yogyakarta

4. Menyusuri Jejak Sejarah dari Dinding Candi

Apabila Anda gemar membaca cerita- sejarah, maka menyusuri candi di kawasan Sambisari sambil mengamati detail desain dan arsitektur akan menjadi hal yang begitu menarik untuk dilakukan. Anda akan menemukan relung-relung yang berisikan berbagai arca. Selain itu, terdapat pula lingga dan yoni yang menegaskan bahwa dulunya candi ini digunakan sebagai tempat pemujaan Dewa Syiwa.

5. Berburu Foto

Berkunjung ke tempat wisata dirasa sangat kurang apabila tidak mengambil gambar untuk mengabadikan momen, terlebih apabila objek wisata tersebut memiliki keindahan yang cukup menarik untuk dijadikan latar berfoto.

Seperti yang ada di Candi Sambisari, memiliki kawasan sekitar yang begitu indah, cocok dijadikan sebagai latar belakang ketika mengambil gambar. Anda dapat menyesuaikan spot foto sesuai kehendak Anda.

Objek Wisata Terdekat dari Candi Sambisari

Objek Wisata Terdekat dari Candi Sambisari
Image Credit: Google Maps Wisata Jogja1001

1. Tebing Breksi

Tebing Breksi adalah salah satu tempat wisata tebing yang ada di Sleman. Objek wisata ini memiliki jarak sekitar 10 kilometer atau 16 menit perjalanan jika menggunakan kendaraan bermotor dari candi yang terletak di Sambisari ini. Tebing Breksi cukup banyak diminati wisatawan karena memiliki keindahan pemandangan yang sangat memukau.

2. Candi Sari

Candi Sari atau yang juga dikenal dengan nama Candi Bendah adalah sebuah candi Budha. Tempat wisata ini memiliki kawasan yang strategis, karena berada di pinggir jalan raya. Selain itu, Candi Sari memiliki jarak yang tidak terlalu jauh dari Candi Sambisari, yakni berkisar 4 km atau sekitar 9 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi.

3. Candi Prambanan

Candi Prambanan sering juga disebut dengan nama Candi Roro Jonggrang. Candi ini merupakan kompleks candi Hindu paling besar yang ada di Indonesia. Diperkirakan candi ini dibangun pada abad ke-9 Masehi. Candi Prambanan memiliki jarak yang tidak terlalu jauh dari candi di kawasan Sambisari, yakni sekitar 6,6 km atau sekitar 12 menit menggunakan kendaraan pribadi.

4. Candi Plaosan

Candi Plaosan memiliki keunikan tersendiri, dimana di kawasan ni dapat terlihat penampakan dari Gunung Merapi yang begitu indah. Komplek candi-candi ini berada di dekat area persawahan penduduk, sehingga membuatnya terlihat begitu asri dan segar. Candi ini memiliki letak yang cukup dekat dengan Candi Sambisara, yaitu sekitar 8,9 km atau sekitar 15 menit perjalanan.

Demikian informasi menarik dari Candi Sambisari di Sleman, Yogyakarta. Dengan informasi ini, semoga dapat bermanfaat dan menambah daftar rekomendasi liburan ketika Anda akan berlibur ke Jogja.